Cinta kau datang kembali
“Aaaaaaaahhhhhhhh,
mikooooo kamu jjaaaahhhhaaaaattttttt” kataku dengan suara yang amat keras aku
terduduk dan langsung pingsan. Ketika ku bangun dengan samar-samar, ku lihat
ada seorang cowok yang tepat di sebelahku, aku terkejut aku ingin bangkit tapi
rasa pusing di kepala ku tiba-tiba muncul.
“udah kamu jangan bergerak dulu kamu kan baru sadar ” kata seorang cowok yang menolongku.
“k..aa…mu
ciapa? Kenapa aku bisa ada di sini?”
kataku bingung
“
aku galang aku lihat kamu pingsan di pantai tadi, terus aku langsung membawamu
ke rumah ku” katanya menjelaskan
“Ap…..aa
aku pingsan,” kataku mengingat kejadian tadi
Ku
lihat jam di pergelangan tanganku pukul 18:00 aduh sudah malam pasti mama akan
khawatir mencariku aku harus pulang, aku bangkit dan beranjak dari sofa
tersebut
Galang
masih menatapku diam sampai akhirnya ketika aku hendak menghampiri pintu dia
memanggilku .
“gak
mau aku antar” katanya khawatir
“gak,
makasih.” Kataku langsung meninggalkannya
“tapi..”katanya
melihatku yang sudah menghilang dari pintu
Aku
langsung menyetop taxi, kepala ku masih sedikit pusing mungkin karna semalaman
aku nangis memikirkan miko kali ya makanya aku ngdrop gini .
Sampai
di rumah ku lihat rumah yang masih sepi ku lihat bibi yang sedang menyiapkan
makan malam
“bik
mamah papah mana yach kok gak kelihatan ” kataku kepada bibi
“eh
enon dari mana aja nyonya tadi nanyain non, nyonya lagi keluar sama tuan
katanya mau ketemu sama temen kantornya mungkin sebentar lagi pulang” jawab
bibi
“oh
yaudah bik aku masuk dulu ya, entar kalau mamah nanyak bilang aku lagi
istirahat di kamar”
“iyach
non, gak mau makan dulu non”
“gak
bik aku gak lapar” kata ku meninggalkan bibik
Aku
langsung merebah kan badanku ke tempat tidur ku rabah tas ku, koq gk da kemana
ya kan tadi ku letak di tas kemana ya apa mungkin terjatuh di pantai ,
aduh jangan sampai deh tu mah penting banget
semua ada di situ aduh , kataku yang masih panik
jangan-jangan
terjatuh di rumah tu orang lagi . eehh tunggu kayaknya aku kenal dech sama tu
orang tapi dimana ya. oh iya aku ingat, aku pernah bertabrakan dengan dia, trus
serli bilang dia juga sering merhatikan aku, tapi tu kan dulu ketika aku belum
kenal miko dan
sekarang
miko udah gk ada, eh tapi dya juga masih sering melihatku . ah terserah dech
yang terpenting handphoneku harus aku temukan .
Keesokan
harinya aku mencari sesosok pria itu aku meminta bantuan serli sahabat dekatku.
“ser
kamu tau gk seorang pria yang pernah melihat ku setiap kita makan di kantin
dulu” kataku berharap
“pria
siapa de, setauku banyak sieh pria yg melihati mu, kan kamu cantik sekang aja yang
jarang karna penampilanmu yang asal dan selalu galau dan sedih terus “ kata serli
ngejek
“ser
jangan ngejek donk aku serius ne” kataku memohon
“iya
dech ada sieh dulu yang sering melihat mu sampai sekarang malah, tapi aku sieh
gk tau apa alasannya dia selalu melihatmu” jelas serli
“gak
penting apa alasannya sekarang aku mau tau sekarang dia dimana, kamu tau gk
ser.” Jelas ku
“eh
kamu mau ngapain kamu mau marahin dia karna udah berani-beraninya melihat mu
gitu, jangan de kasian” kata serli aneh
“apaan
sieh kamu ser, stress ya” sambil memegang keningnya
“udah
deh sekarang yang terpenting kamu bantu aku menemukannya okehh viks”. Kata ku
senyum
Serli
hanya mengangguk nurut.
kami cari di setiap kampus tapi kami tidak menemukannya. Oya Mungkin aja
dia sekarang di pantai kataku mengambil kesimpulan dalam hati . aku langsung
berlari menuju mobil
“de
kamu mau kemana” kata serli memanggilku
“sebentar
aku ada urusan” kataku sambil memasuki mobil
“huh
katanya mau mencari si galang, eh taunya malah pergi” kata serli sebal
Sesampai
di pantai ku langsung turun, ternyata benar dari ke jauhan aku melihat sesosok
pria yang sedang berdiri sambil melemparkan batu krikil , tu dia orangnya
kataku hendak berlari
Tapi
tiba-tiba langkahku terhenti jantung ku berdebar-debar ku lihat penampilan yang
sama persis seperti miko, cool dan rapi, apa jangan-jangan … ahh gk mungkin
Galang
menoleh kebelakang
“eh
kamu de kan!” katanya terkejut
“i…y..aaa!!”kataku
gugup
“ada
apa, ada yang bisa ku bantu” katanya tersenyum
“hhhmmmm,”
aku terdiam melihat senyumnya
Senyum
itu sama persis seperti miko, manis banget
“h..eeeyyyy
kenapa kepala kamu masih pusing ya?” katanya sambil melambaikan jari ke wajahku
“hahh,
oh kepala iya sieh masih dikit” kataku memegang kepala seperti orang linglung
Dia
hanya tersenyum “oh iya kita belum kenalan ne aku galang putra prayoga, kamu
siapa” sambil menyodorkan tangan
Aku
tersadar “oh ya namaku dea ayu alvanda biasa di panggil de aja ” kataku sambil
membalas tangannya
Aku
pun langsung tersadar apa maksud tujuanku datang kemari untuk menemuinya.
“oh
iya aku mau nanyak ni, kamu melihat handphone ku gak”.
“handphone
gak lihat tu emank kamu meletakkannya dimana” katanya balik bertanya
“aku
lupa kemarin aku kan pingsan jadi aku gak tau di mana aku taruh tu handphone.”
Jelasku
“tapi
sepertinya aku gak melihat apa-apa deh,tapi nanti aku cari lagi ya di sofa
mungkin aja ada” katanya sambil tersenyum
“oh
iyach deh, aku pulang dulu yah.” Kataku hendak pergi
“ehh
tunggu gimana aku temenin kamu beli handphone aku juga mau lihat handphone
mungkin aja da yang cocok”katanya menyarankan
“emang
handphone kamu kemana” kataku heran
“ada
sieh tapi aku udah bosan mau cari lagi”alasnya
Akhirnya kami pun pergi ke sebuah mall setelah
mencari handphone, kami pun makan minum dan bercerita tentang pengalaman yang
di alaminya , kami pun menjadi lebih akrab sampai keesokan gak da apa-apa, kamu
tau kan dulu agar miko bisa mendapatkannku tu susahnya banget serharinya dia
setia menjemput dan mengantarku kuliah, dan dia selalu mengisi waktu sepi ku
dengan mengajakku membaca buku atau sekedar melampiaskan marah,sedih,kecewa
yang aku alami sebelumnya. ternyata dia menyukai pantai sama sepertiku yang
suka dengan alam.
Hari-hari
kami lalui bersama aku merasa nyaman berada di dekatnya dia seperti tau apa
yang aku alami sebelumnya apa mungkin karna dia sering memerhatikanku dulu
sampai sekarang, tapi aku gak mau menanyakan itu kepadanya aku takut masa indah
ini akan berakhir. 1 bulan kami lalui bersama, serli merasa ada yang aneh
dengan diriku.
“de
kamu ada hubungan apa dengan galang kayaknya dekat amat dech” kata serli seprti
wartawan
“ihh
kamu kepo deh ser, gak da loh cuman temen aja kok” kataku yang pura-pura sibuk
membaca buku
“de
kamu gak usah bohong deh sama aku, aku tau siapa kamu” kata serli mencoba
memfokuskan pandangannya
“gak
loh ser, kamu tau kan masalah yang ku alami, mana mungkin secepat ini aku bisa
move on” kataku mencoba menutupi
“yang
bener” Tanya serli kurang yakin
Aku
hanya tersenyum, dalam hati ku berkata “maaf ser bukan aku mencoba untuk
berbohong kekamu, tapi saat ini aku gak mau berfikir macam-macam kalau ini
adalah cinta biarlah dia mengalir apa adanya, dan apabila tidak biarlah ini
sebuah kenangan yang tuhan berikan untuk menghilangkan hati yang sudah hancur
tak tersusun” kata ku sambil menatap serli diam. Setelah selesai kuliah galang
mengajakku ke toko buku aku suka banget buku apalagi yang namanya novel, tapi
ketika di toko buku dia menyuruhku untuk mendengarkannya bercerita, dia
menceritakan sebuah dongeng dengan ekspresi yang lucu aku tertawa hebat di
buatnya.
Dia
terdiam dan tersenyum melihatku
Aku
tiba-tiba menghentikan ketawaku dan berkata “kenapa aku aneh ya kalau ketawa”
kataku merasa ada yang salah
“gak
kok gak ada yang aneh, aku senang akhirnya kamu bisa tertawa lepas kembali”
katanya kembali tersenyum
“kamu
ini, emang kamu tau kapan aku terakhir tertawa?” kataku kembali bertanya
“ketika
sebuah masalah yang amat mendalam menimpamu, iya kan !” katanya membuatku
terkejut
“hah,
emank kamu tau dari mana, kalau aku mempunyai masalah” kataku penasaran
“gak
kok gak ada, aku hanya menebak-nebak saja” katanya mengakhiri cerita
dongeng
pun di lanjutkan, Sampai aku sendiri tidak sadar waktu sudah menunjukkan pukul
21:00, setelah makan kami pun pulang setelah sampai di rumah, ku lihat mamah
yang sedang asyik menonton tv,
“mamah” kataku merangkul mamah dari belakang
“mamah” kataku merangkul mamah dari belakang
“eh
sayang anak mamah udah pulang, koq tumben pulang malam-malam gini biasa juga gak
pernah”kata mamah curiga
“ahh
mamah ne anaknya di rumah salah trus sekarang anaknya gk di rumah juga salah”
kataku cemberut
“bukan
gitu sayang cuman… “ kata mamah belum selesai ngomong
“iya
mama, udah ah mah ya ma de mandi dulu da gerah ne, dada mamah mmuuaacchh”
meninggalkan mamah pergi
Setelah
mandi aku merebahkan tubuhku dan setelah itu aku merasa hari ini adalah hari
yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya, tiba-tiba sebuah pesan masuk yang
isinya de besok aku jemput kamu jam 09.00
ya, terimah kasih kamu udah mau mendengar dongengku aku senang bisa membuat
seorang bidadari tertawa lepas, ya udah mungkin sekarang waktunya kamu
tidur,good night bidadari dea ayu alvanda. Hatiku semakin bahagia “apa
mungkin besok galang mau menembakku”, eehh apaan sih aku ini. Lebih baik
sekarang aku tidur biar besok aku bisa cepat bangun. akhirnya aku tertidur
tiba-tiba aku bermimpi aku berada di sebuah tempat yang begitu indah dengan
bunga yg sedang bermekaran tiba-tiba dari kejauhan ku melihat 2 orang cowok yg
seprti aku kenal. mereka begitu akrab ku dekati mereka dan ternyata itu miko
pacarku dan galang, ku terkejut apa galang dan miko udah saling kenal. Ku
hampiri mereka
“miko.”
Kataku melihat dengan jelas ternyata benar itu adalah miko
“dea,”
katanya tersenyum
Aku
ingin memeluknya tapi dia melarangku, aku terdiam tanpa kata miko mendekati
kusambil membisikkan satu kata membuatku menangis
“lupakan
aku de, aku tau bukan aku yang pantas kamu cinta karna ketika kamu mencintaiku
aku takkan bisa bersamamu, dunia yang berbeda yang membuat kita tak bisa
bersama dan karna ada orang laen yang sangat mencintai mu de, melebihi aku yang
hanya bisa menyakitimu dan yang gak ada apa-apanya bagimu ,” katanya memegang
tangnku. Tangannya dingin
Aku
terkejut dya menarik tanganku dan menyatukan ke tangan galang
“jaga bidadariku untuk mu, karna ku tau kau lah yang pantas untuknya” katanya sambil tersenyum meninggalkanku
“jaga bidadariku untuk mu, karna ku tau kau lah yang pantas untuknya” katanya sambil tersenyum meninggalkanku
Aku
mengejarnya tapi dia tidak mau melihatku makin lama semakin menjauh keringat yg
mengkujur tubuh ku aku terduduk melihat miko yang semakin lama semakin jauh
untuk terakhir kalinya aku menjerit sekuat-kuatnya
“miiiiiikkkkkkooooooo”
aku tersentak akhirnya cuman mimpi tapi kenapa mimpi ini terlihat nyata hatiku
yang udah terisi oleh pria lain dan pria itu persis seperti yang ada di
mimpiku, aduh aku pusing bangt ne jadinya
“tok..tok..tok
non..non ada tamu non” kata bibik dari luar
“tamu,
siapa bik suruh masuk aja” jawabku simple
“mas
galang non katanya dia udah janjian sama non jdi dia gak mau masuk non”jawab
bibik
Aku
langsung bangkit oiya aku lupa hari ini aku ada janji sama galang, koq bisa
lupa ya
“iya
bi suruh tunggu ya bik” jawab ku langsng ke kamar mandi
Setelah
semua selesai akhirnya aku turun dengan tampilan seorang dea yang dulu.
“ayok
lang aku da siap ne, sory lama yach” senyumku sambil mencium pipi mamah. Galang
dan mamah masih tercegang melihat penampilanku
“mamah koq gitu sieh liatinnya de jelek ya klau pakaian begini de ganti dech”sambil cemberut
“mamah koq gitu sieh liatinnya de jelek ya klau pakaian begini de ganti dech”sambil cemberut
“eeehhh
tunggu yang bilang kamu jelek siapa sieh malah kamu cantik banget de inilah
penampilan yang mamah tunggu-tunggu akhirnya terjadi udah lama mamah gak lihat
kamu seperti ini” kata mamah yg terus memperhatikan ku
Aku
hanya tersenyum,
“udah ya mah de pergi dulu, ayok lang” kataku melihat galang yg masih tercengang melihatku
“udah ya mah de pergi dulu, ayok lang” kataku melihat galang yg masih tercengang melihatku
“eee
iya apa ayok, tan kami pergi dulu ya” kta galang izin ke mamah
Aku
terkejut melihat galang tiba-tiba menaiki sebuah motor besar berwarna hitam
sama persis seperti motor yang di miliki miko sayangnya miko berwarna merah dan
galang berwarna hitam
“de
ayok naik ne helmnya” serah galang
Ku
ambil helm itu di sepanjang jalan hatiku masih di burui oleh berbagai pertanyaan
ada hub apa antara galang dan miko, kenapa selama aku bersama galang dia gak pernah menaiki motor ini sebelumnya. Akhirnya kami sampai aku terkejut melihat sebuah taman persis seperti yang ada di dalam mimpiku. Galang menarikku
ada hub apa antara galang dan miko, kenapa selama aku bersama galang dia gak pernah menaiki motor ini sebelumnya. Akhirnya kami sampai aku terkejut melihat sebuah taman persis seperti yang ada di dalam mimpiku. Galang menarikku
“de
ada sesuatu yang ingin aku tunjukkan ke kamu” katanya senyum
Aku
diam
“apakah
kamu pernah kesini sebelumnya” kata galang tetap mmancarkan senyumnya
“enggak
tapi aku pernah bermimpi persis d taman ini’. Jawabku
“Aku
ingin menceritakan sesuatu kepadamu tapi aku mohon kamu jangan berkomentar
sampai aku selesai bicara ya” kata galang mendekatiku
Aku
mengangguk
“Sebenarnya
aku adalah sahabat terbaik miko sejak kecil kami sudah seperti saudara kami
selalu sama terutama motor yang aku naiki, mungkin kamu bertanya-tanya motor
yang aku naiki kenapa sama persis seperti motornya miko, ya karna aku dan miko
adalah sahabat. tapi ketika kuliah kami mempunyai kesibukan masing-masing dia
menyukai balapan sedangkan aku lebih suka membaca dan traveling tapi itu semua tidak
memutuskan tali persahabatan kami, kami selalu kompak dan sama sampai akhirnya
kami menemukan seorang cewek yang sama juga yaitu kamu de, tapi miko gak tau,
aku melihat miko sangat mencintaimu dan ku rasa aku lah yang sebaiknya mundur
karna aku tidak mau menyakiti sahabatku, walaupun aku tidak bisa mendapatkan mu
tapi ada sahabatku yang bisa menjagamu dan membuatmu selalu tersenyum, sampai
akhirnya waktu itu datang kecelakaan yang tanpa penjelasan terjadi, sebelum
kecelakaan terjadi tiba-tiba dia mengajakku kesini ketempat ini dan dia
menyerahkan kamu kepadaku dan menyuruhku membawa mu ke tempat ini. Akhirnya
ketika kecelakan itu terjadi dan dia meninggal semua terbongkar ternyata miko
tau bahwa aku memiliki rasa kepadamu dan tanpa di ketahui siapapun ternyata dia
punya penyakit kanker otak yang sudah akut dia sengaja pura-pura selingkuh agar
kamu marah dengannya dan dengan begitu kamu bisa dengan mudah melupakannya dan
setelah itu dia menerima balapan dari seorang raja balap yang licik untuk
menewaskan dirinya. dia sendiri yang sudah merencanakan itu semua dengan begitu
baik de, dia seorang cowok yang kuat, dia tidak ingin menyakiti siapapun, karna
dia mencintai kita semua. dia tau hidupnya hanya sementara, awalnya aku sendiri
sahabatnya tidak tau apa yang sebenarnya terjadi ku kira dia hanya seorang cwok
pengecut yang rela mati sia-sia. tpi seorang cewek yang kamu anggap selingkuhannya
menceritakan semuanya kepada ku,
Tiba-tiba
hatiku sangat sakit aku terduduk lemas sambil air mata ini terus menetes
Galang
tetap melanjutkan perkataannya, dan yang harus perlu kamu tau tempat ini adalah
tempat bermain kami dulu dan sampai hari akhir menjemputnya dia sangat suka
dengan tempat ini, karna tempat ini tempat yang selalu di kunjungi miko ketika
dia merasakan apapun, mungkin sekarang dia pun sedang memperhatikan kita.” Kata
galang berbalik arah
Galang
terkejut melihatku yang sudah terduduk lesu di tanah sambil menangis, dia
langsung mendekatiku dan duduk sambil menghapus air mata ku yang terus menetes
“kamu jangan menangis de, ini bukan sepenuhnya salahmu” katanya meredakanku
“kamu jangan menangis de, ini bukan sepenuhnya salahmu” katanya meredakanku
“kamu
salah lang ini adalah salah ku, coba aja kalau aku mau mendengar penjelasannya
dan memaafkannya, mungkin detik-detik waktu kepergiannya aku bisa bersamanya”
Kataku bangkit
“dan
setelah itu ketika dia pergi kamu akan semakin sulit untuk melupakannya gitu
de”. Katanya yang membuatku terdiam
Galang
mendekati ku sambil memegang tanganku, de miko udah merencanakan ini semua dengan
baik, gak da yang perlu di sesali mungkin disana dia sedang tersenyum melihat
bidadarinya yang sudah bisa menerima kepergiannya, membuka hatinya buat orang
lain dan kembali tersenyum memperlihatkan kecantikannya.
Aku
menatap galang, dia tersenyum,
“Apa
benar seperti itu lang” kata ku polos
Dia
mendekatiku dan memegang bahuku “iya de” kata galang tersenyum
“Sekarang
hapus air matamu” kata galang menghapus sisa air mataku
“de sekarang aku mau mengungkapkan sesuatu
samamu, aku sangat mencintaimu dan ingin selalu bersamamu, apakah kamu mau
menjadi kekasihku ?” katanya membuatku terkejut
“hah,
apa… gak aku gak mencintaimu” kataku berpaling menjauhinya
Mungkin
dia gak tau bahwa aku juga mencintainya dan sangat ingin selalu di dekatnya.
“kenapa,
apa aku gak pantas buat kamu ya” kata galang yang menunjukkan kekecewaannya
“gak
aku tidak mencintaimu tapi…….. aku ingin selalu bersamamu dan gak mau
kehilanganmu lagi” kataku berbalik dan tersenyum manis kepadanya
Ku
lihat raut wajahnya yang gembira,
“aku
senang de, akhirnya setelah penantian lama menuggumu dan sekarang aku bisa memilikimu” kata galang
memegang tanganku
Aku
tersenyum, “aku juga senang lang, “
“oya sayang, aku lupa ini aku mau memulangkan
handphone mu yang tertinggal di sofa”
“mana
lang” kataku senag
“apa
sih, handphone ini” kata galang mencoba meledekku
“galang
aku serius…. Kamu tau gak gara-gara gak ada handphone ini aku hampir mati tau”
kataku mncoba merampas handphone di galang
“trus
sekarang kalau ini hilang kamu mati juga gak” kata galang ingin membuang
handphone ku
“jangan,,
biar ini menjadi kenangan , nanti kalau kita punya anak aku akan menceritakan
semua ini kepada anak kita, terutama tentang papahnya yang dengan setianya
memandangi mamahnya dari kejauhan dan menyembunyikan handphone agar bisa
mendekati cwek” kataku merampas handphone ku dan mencoba lari
“deeee
kamu yaaaa… awas aja kamu ya kalau dapat” kata galang yang ikut mengejar ku
Akhirnya
aku menemukan cinta yang dulu hilang, dan sebuah penantian yang tertunda akan
menjadi sebuah kebahagiaan di masa datang .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar